Showing posts with label infrared. Show all posts
Showing posts with label infrared. Show all posts

Friday, December 18, 2009

MOTION DETEKTOR

Dengan memanfaatkan PIR (pasif Infrared) kita bisa membuat alat detektor gerak dengan biaya yang cukup murah dan mudah dalam pembuatannya. Tipe sensor PIR yang dipakai adalah AMN produksi panasonic. Alasan memakai jenis sensor ini adalah :
- murah < Rp. 30.000,-
- Jarak deteksi jauh sekitar 3 m
- Jara bikinnnya gampang
Gambar di atas adalah berbagai jenis dari AMN pasif infrared. Dengan sensor ini kita dapat mendeteksi gerakan(movement) manusia atau hewan, sehingga dapat kita gunakan sebagai alarm gerak anti pencuri.

Prinsip Kerja Sensor
Manusia (makhluk hidup) memancarkan infrared dengan intensitas tertentu. Saat kita bergerak di area jangkauan sensor maka infrared dari tubuh kita mengenai sensor sehingga sensor aktif. Gabar berikut menunjukkan prinsip kerja sensor.
Cara Membuat
AMN sensor mempunyai 3 kaki yaitu Vcc, Gnd, dan out. untuk Vcc sebesar 5 volt sedangkan output aktif hight. Saat sensor pertama kali nyala maka akan ada tegangan pada output sekitar 5-10 detik. Waktu 5-10 detik ini merupakan waktu "startup" kemudian output dalam kindisi low. Saat ada peruabahan infrared (ada gerakan) maka pada output akan keluar tegangan. Jika kita inginkan saat ada gerakan maka alarm akan berbunyi maka kita membutuhkan transistor seperti gambar berikut.
nilai R bisa dipakai 4k7 sedangkan TR bisa C9013. untuk alaram bisa diapasang pada load

KONSEP REMOTE CONTROL


Penggunaan remote control dalam kehidupan sehari-hari sudah sering kita jumpai seperti pada TV, DVD, AC, TAPE dll. Dengan ditemukannya teknologi remote control maka kita dapat mengendalikan suatu perangkat dari jarak jauh. Secara garis besar ada 2 macam tipe remote control,

  1. Tipe RF (menggunakan frekuensi radio)

Contoh: remote mobil

  1. Tipe infrared (menggunakan LED inframerah)

Tipe ini adalah tipe yang paling sering kita jumpai seperti pada TV, AC dll

Walaupun setiap tipe berbeda tetapi tetap terdiri dari perangkat pengirim dan penerima.

Pada pembahasan kali ini kita khususkan pada remote control jenis infrared. Uuntuk memahami konsep kerjanya perhatikan blok diagram berikut.

Perangkat pengirim adalah remote seperti pada gambar1. Pengirim akan mengirimkan data digital dengan ukuran tertentu (bit) tergantung produsen pembuatnya. Berikut adalah contoh data yang dikirimkan sebuah remote control

Setiap kita menekan tombol yang berbeda maka data yang dikirimkan juga berbeda. Jadi dalam satu remote walaupun tombolnya sangat banyak tidak ada satupun tombol yang sama dengan yang lain. Selanjutnya data ini diterima oleh sebuah sensor penerima infrared. Sensor ini sudah dilengkapi dengan filter sehingga dapat membedakan antara sinyal dari remote dan sinyal dari lingkungan sekitar. Selaian filter, pada sensor infrared juga terdapat amplifier yang berfungsi untuk memperkuat sinyal yang diterima. Dengan adanya amplifier ini maka jarak antara pengirim dan penerima bisa semakin jauh.

Data yang sudah diterima oleh sensor infrared masih perlu di identifikasi dan dikenali. Sehingga diperlukan sebuah kontroler. Setelah data sudah dikenali maka dilakukanlah action sesuai perintah, jika untuk TV actionnya dapat berupa mengidupkan, matikan TV atau ganti channel.

Berikut adalah skema rangkaian remote tester dengan menggunakan sensor infrared tipeTSOP48xx.



Template by : kendhin x-template.blogspot.com