Manusia dapat mendengar suara dengan frekuensi 20 Hz-20KHz, frekuensi yang lebih besar tidak dapat di dengar oleh pendengaran manusia. Salah satu contoh suara yang memiliki frekuensi di atas 20 KHz adalah suara ultrasonic. ultrasonic memiliki frekuensi sekitar 40KHz, penggunaan ultrasonic biasanya untuk sensor jarak. Secara garis besar kontruksi sensor ultrasonic ada 2 bagaian yaitu bagaian transmiter dan receiver. Kita bisa membuat transmiter dengan menggetarkan ultrasonic tranducer dengan frekuensi 40 KHz. Sedangkan di sisi penerima terdapat filter yang disetting sesuai dengan frekuensi transmiter. Berikut adalah rangkaian transmiter
IC 555 untuk mengsilkan frekuensi 40-50KHZ yang akan mendriver transducer. Ingat! gambar yang mirip speaker merupakan ultrasonic tranducer (penghasil suara/getaran ultrasonic). Disisi penerima terdapat filter dan amplifier. untuk amplifier bisa digunakan IC jenis lain misalnya LM324, hanya saja perlu diperhatikan besar penguatan yang kita pakai. Untuk mengetahui bagaimana LM324 digunakan sebagai penguat tunggu posting berikutnya. Output dari amplifier akan menyalakan relay.(sumber:www.8051project.com)
Showing posts with label 555. Show all posts
Showing posts with label 555. Show all posts
Wednesday, December 9, 2009
Sensor Ultrasonic
Posted by
Electronic Circuit
at
Wednesday, December 09, 2009
0
comments
Labels: 555, sensor, ultrasonic
Friday, November 20, 2009
Fungsi IC 555
IC timer 555 pertamakali diperkenalkan pada tahun 1971 oleh 555 Timer/Oscillator Tutorial Signetics Corporation dengan merk SE555/NE555 dan disebut IC timer. Mulai saat itu penggunaan ic 555 sangat populer, para hobys dan praktisi elektronik bisa menciptakan banyak rangkaian elektronika dengan menggunakan ic 555. Sampai saat ini penggunaan ic555 masih banyak dan pabrikannyapun bertambah seperti motorola, max, national dsb.
semakin populernya ic ini juga dikarenakan harganya yang murah, handal dan mudah digunakan. IC555 dapat digunakan sebagai timer, pengontrol flip-flop, sumber clock, penghasil sinyal digital yang frekuensinya dapat di atur. berikut adalah skema dan cara menghitung nilai R dan C ekternal.
semakin populernya ic ini juga dikarenakan harganya yang murah, handal dan mudah digunakan. IC555 dapat digunakan sebagai timer, pengontrol flip-flop, sumber clock, penghasil sinyal digital yang frekuensinya dapat di atur. berikut adalah skema dan cara menghitung nilai R dan C ekternal.
f adalah frekuensi sinyal yang dihasilkan
t adalah periode
satu gelombang merupakan satu siklus ON dan satu siklus OFF
D atau duty cycle adalah perbandingan lamanya ON dan OFF
Posted by
Electronic Circuit
at
Friday, November 20, 2009
0
comments
Wednesday, October 28, 2009
Delay Switch
Sebagai layaknya 555 dengan menggunakan R dan C tertentu kita dapat menetukan frekuensi outputnya. Pada rangkaian ini 555 digabungkan dengan sebuah switch pada pin 2. Dengan menggunakan prinsip charge dan discharge kapasitor C1 dipatkanlah delay selama beberapa detik
Posted by
Electronic Circuit
at
Wednesday, October 28, 2009
0
comments
Dc to AC Konverter
Parts List:
R1 = 10K
R2 = 100K
R3 = 100 ohm
R4 = 50K potmeter, Linear
C1,C2 = 0.1uF
C3 = 0.01uF
C4 = 2700uF
Q1 = TIP41A, NPN, or equivalent
Q2 = TIP42A, PNP, or equivalent
L1 = 1uH
T1 = Filament transformer, your choice
Posted by
Electronic Circuit
at
Wednesday, October 28, 2009
0
comments
Subscribe to:
Comments (Atom)
